KUA Bunguran Barat (HUMAS) — Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Bunguran Barat kembali menggelar kegiatan pengajian rutin yang berlangsung khidmat pada Jumat (10/04) di Masjid Annur, Kelurahan Sedanau. Kegiatan ini diikuti oleh anggota dan pengurus BKMT Kecamatan dengan menghadirkan penceramah, Ustad Mastari, serta dihadiri oleh staff Kantor Urusan Agama (KUA) Bunguran Barat.
Pengajian tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan keagamaan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas pemahaman ajaran Islam di kalangan kaum ibu. Materi yang disampaikan berfokus pada pendalaman ilmu tauhid, ushuluddin, dan akidah, yang merupakan fondasi utama dalam kehidupan beragama.
Dalam ceramahnya, Ustad Mastari menekankan pentingnya memperkuat keimanan melalui pemahaman tauhid yang benar dan mendalam. Ia menjelaskan bahwa tauhid bukan hanya sebatas pengetahuan, tetapi harus diimplementasikan dalam sikap dan perilaku sehari-hari. “Tauhid yang kuat akan menjadi benteng bagi seorang Muslim dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk terus belajar dan memperbaiki pemahaman akidah,” ujarnya di hadapan jamaah.
Kegiatan pengajian berlangsung dengan suasana khidmat, di mana para peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga turut bertanya dan berdiskusi terkait berbagai persoalan keagamaan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini menunjukkan antusiasme ibu-ibu BKMT dalam menuntut ilmu agama.
Kepala KUA Bunguran Barat, Dela Pulda, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan spiritual masyarakat. “Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan pengajian BKMT ini. Peran majelis taklim sangat penting dalam membina umat, khususnya kaum ibu sebagai pilar keluarga. Jika ibu memiliki pemahaman agama yang baik, maka akan berdampak besar terhadap pembentukan karakter keluarga yang religius,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa KUA Bunguran Barat akan terus berkomitmen untuk bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk BKMT, dalam meningkatkan kualitas kehidupan beragama. Menurutnya, pembinaan yang berkelanjutan menjadi kunci dalam membangun masyarakat yang berakhlak dan berlandaskan nilai-nilai Islam.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antar anggota BKMT, sehingga mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Kehadiran para ibu dari berbagai lingkungan di Kelurahan Sedanau mencerminkan semangat kebersamaan dalam menuntut ilmu dan meningkatkan kualitas ibadah.
Dari hasil kegiatan ini, para peserta diharapkan memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai konsep ketuhanan (tauhid), serta mampu mengaplikasikan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkup keluarga maupun masyarakat. Peningkatan pemahaman ini diharapkan dapat mendorong terbentuknya generasi yang lebih religius dan berakhlak mulia.
Kegiatan pengajian ditutup dengan doa bersama yang
dipimpin oleh penceramah, dengan harapan ilmu yang telah disampaikan dapat
memberikan manfaat dan keberkahan bagi seluruh peserta, serta menjadi amal
ibadah yang bernilai di sisi Allah SWT.