KUA Bunguran Barat (HUMAS) — Kantor Urusan Agama (KUA) Bunguran Barat terus memperkuat pembinaan keagamaan generasi muda melalui sinergi dengan lembaga pendidikan. Komitmen tersebut terlihat dalam kehadiran dan keterlibatan KUA pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di SMAN 1 Bunguran Barat, Jumat (4/9).

Kegiatan yang mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW” tersebut dihadiri Kasi PMD Kecamatan Bunguran Barat, Kepala KUA Bunguran Barat, Lurah Sedanau, Kepala SMAN 1 Bunguran Barat bersama majelis guru dan staf tata usaha, serta para siswa-siswi. Kegiatan diisi dengan tausiyah oleh Ustaz Usman Abdullah.

Kehadiran KUA Bunguran Barat dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pembinaan umat, khususnya di kalangan remaja. Lingkungan sekolah dipandang sebagai ruang strategis untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan, akhlak, dan keteladanan Rasulullah SAW kepada generasi muda.

Kepala KUA Bunguran Barat, Dela Pulda, mengatakan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak semestinya hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi momentum untuk menghadirkan kembali keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Maulid Nabi menjadi momentum bagi kita untuk kembali mengenalkan dan menanamkan akhlak Rasulullah SAW kepada generasi muda. Keteladanan beliau bukan hanya untuk diketahui, tetapi bagaimana nilai-nilai itu dapat diterapkan dalam kehidupan, baik dalam keluarga, lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ujar Pulda.

Menurutnya, pembinaan generasi muda membutuhkan keterlibatan bersama antara keluarga, sekolah, masyarakat, dan lembaga keagamaan. Karena itu, KUA Bunguran Barat terus mendorong sinergi lintas sektor agar pembinaan keagamaan dapat dilakukan secara berkelanjutan dan menyentuh kebutuhan remaja.

Generasi muda hari ini adalah bagian penting dari masa depan masyarakat. Karena itu, pembinaan akhlak harus dilakukan bersama-sama. KUA hadir tidak hanya dalam pelayanan administrasi keagamaan, tetapi juga mengambil bagian dalam pembinaan umat, termasuk melalui sinergi dengan sekolah seperti SMAN 1 Bunguran Barat,” lanjutnya.

Peringatan Maulid Nabi di lingkungan sekolah juga menjadi ruang edukatif bagi para siswa untuk memahami sosok Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kejujuran, amanah, kesantunan, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap sesama.

Melalui kegiatan tersebut, KUA Bunguran Barat berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat semakin dekat dengan kehidupan para pelajar. Pembinaan keagamaan yang dilakukan secara kolaboratif diharapkan mampu mendukung terbentuknya generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.

Sinergi KUA dengan SMAN 1 Bunguran Barat ini sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara lembaga keagamaan dan dunia pendidikan dalam membangun karakter generasi muda di wilayah Bunguran Barat.