KUA Bunguran Barat (HUMAS) – Komitmen dalam memperkuat pembinaan umat terus ditunjukkan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Barat, khususnya dalam menyasar generasi muda. Hal ini terlihat melalui langkah awal koordinasi pelaksanaan Program BRUS (Bimbingan Remaja Usia Sekolah) yang digelar bersama MAN 2 Natuna pada Senin (20/4).
Kegiatan yang berlangsung di MAN 2 Natuna ini menjadi
bagian dari upaya strategis KUA Bunguran Barat dalam menghadirkan pembinaan
keagamaan yang lebih dekat dengan pelajar. Melalui program ini, KUA tidak hanya
menjalankan fungsi administratif, tetapi juga hadir sebagai garda terdepan
dalam membentuk karakter dan spiritualitas remaja di tengah tantangan zaman.
Dalam kegiatan koordinasi tersebut, rombongan KUA
Bunguran Barat hadir langsung dan disambut oleh Kepala Madrasah MAN 2 Natuna,
Qomariyah. Turut hadir dalam pertemuan ini personel KUA Bunguran Barat, yaitu
Hariswati Rachmadani Putri, Harjono dan Ernilawati.
Pertemuan ini difokuskan pada pembahasan awal terkait
rencana implementasi Program BRUS yang akan dilaksanakan di lingkungan MAN 2
Natuna. Program ini dirancang sebagai wadah pembinaan remaja usia sekolah
dengan pendekatan yang edukatif, komunikatif, dan kontekstual, sehingga mampu
menjawab kebutuhan generasi muda saat ini.
Kepala MAN 2 Natuna, Qomariyah, menyampaikan apresiasi
serta dukungannya terhadap rencana pelaksanaan program tersebut. Ia menilai
bahwa kehadiran Program BRUS akan memberikan kontribusi positif dalam penguatan
nilai-nilai keagamaan dan pembentukan akhlak peserta didik. “Program ini
sangat kami butuhkan sebagai bagian dari penguatan pembinaan karakter peserta
didik. Kami menyambut baik kolaborasi dengan KUA Bunguran Barat, karena
pembinaan keagamaan yang terarah akan sangat membantu dalam membentuk akhlak
dan kepribadian siswa,” ujar Qomariyah.
Pelaksanaan Program BRUS direncanakan akan dimulai
setelah dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara KUA Bunguran
Barat dan MAN 2 Natuna sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjalankan
program pembinaan secara terarah dan berkelanjutan.
Sementara itu, pihak KUA Bunguran Barat, Putri, menegaskan
bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal dalam membangun kolaborasi yang lebih
luas dengan lembaga pendidikan, khususnya dalam pembinaan generasi muda. “Program
BRUS ini kami rancang sebagai ruang pembinaan yang lebih dekat dengan remaja.
Harapannya, mereka tidak hanya mendapatkan pemahaman keagamaan, tetapi juga
memiliki karakter yang kuat dan siap menghadapi dinamika kehidupan,” ujarnya.
Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan sinergi
antara KUA dan MAN 2 Natuna dapat terus terjalin dengan baik, sehingga upaya
pembinaan umat, khususnya di kalangan remaja, dapat berjalan secara optimal,
berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata di tengah masyarakat.