KUA Bunguran Barat (HUMAS) – Dalam rangka menghidupkan syiar Ramadhan sekaligus memperkuat pemahaman keagamaan masyarakat, peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah digelar di Masjid Besar An-Nur Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, pada Jumat (6/3). Kegiatan ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh unsur pemerintah kecamatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah Masjid An-Nur.

 

Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Barat turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya pembinaan umat di tengah masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut personil KUA Bunguran Barat yang bersama unsur pemerintah kecamatan dan tokoh agama mengikuti rangkaian acara hingga selesai.

 

Turut hadir Camat Bunguran Barat yang diwakili oleh Kasi Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Bunguran Barat, Fikria Isnania, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para jamaah Masjid Besar An-Nur Sedanau.

 

Peringatan Nuzulul Qur’an merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk kembali mengingat peristiwa turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk hidup bagi seluruh umat manusia. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk semakin mendekatkan diri kepada Al-Qur’an, tidak hanya melalui tilawah, tetapi juga dengan memahami kandungan serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan ceramah agama yang mengangkat tema tentang pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, serta ditutup dengan doa bersama yang diikuti oleh para jamaah dengan penuh khidmat.

 

Perwakilan pemerintah kecamatan, Fikria Isnania, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an memiliki makna yang sangat penting dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. “Peringatan Nuzulul Qur’an ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk semakin mencintai Al-Qur’an. Tidak hanya sekadar membacanya, tetapi juga memahami maknanya serta mengamalkan ajaran-ajarannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

 

Sementara itu, kehadiran personil KUA Bunguran Barat dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen KUA dalam melaksanakan fungsi pembinaan kehidupan beragama di tengah masyarakat. Melalui berbagai kegiatan keagamaan seperti peringatan hari besar Islam, safari Ramadhan, pembinaan remaja masjid, hingga kegiatan didikan subuh, KUA Bunguran Barat terus mendorong penguatan pemahaman keagamaan masyarakat.

 

Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat sinergi antara pemerintah kecamatan, KUA, tokoh agama, serta masyarakat dalam menjaga dan memperkuat kehidupan keagamaan di wilayah Bunguran Barat.

 

Dengan terselenggaranya peringatan Nuzulul Qur’an ini, diharapkan semangat untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat menjadi pedoman dalam membangun kehidupan yang harmonis, religius, dan penuh keberkahan di wilayah Bunguran Barat.