KUA BUNGURAN UTARA (Humas) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Utara terus menguatkan perannya dalam membina moral dan pendidikan keagamaan generasi muda di wilayah terdepan Kabupaten Natuna. Melalui komitmen pendampingan rutin ke lembaga-lembaga pendidikan Al-Qur'an, KUA Bunguran Utara membuktikan dampak nyatanya dalam membumikan nilai-nilai suci Al-Qur’an serta mencetak generasi yang berakhlak mulia.
Bentuk kepedulian nyata tersebut ditunjukkan oleh Staf KUA Bunguran Utara, Syarifah Ismazaitun, yang hadir langsung mendampingi dan memotivasi santri-santri Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) Nurul Hidayah, Kecamatan Bunguran Utara, pada Selasa (27/10/2026).
Dalam pendampingan tersebut, Syarifah Ismazaitun menyapa para santri dengan hangat, membimbing kelancaran bacaan Al-Qur'an dan Iqro, menyempurnakan pelafalan makhraj huruf, serta memberikan motivasi spiritual agar anak-anak senantiasa antusias dalam menuntut ilmu agama.
Syarifah Ismazaitun menyampaikan bahwa kehadiran jajaran KUA Bunguran Utara di TPQ Nurul Hidayah merupakan bagian dari ikhtiar berkelanjutan untuk memastikan anak-anak di kawasan perbatasan memiliki fondasi keagamaan dan karakter yang kokoh sejak usia dini.
"Pendampingan anak-anak TPQ ini adalah wujud hadirnya KUA Bunguran Utara di tengah masyarakat. Usia dini merupakan masa emas untuk menanamkan kecintaan kepada Al-Qur'an. Kita ingin memastikan anak-anak di TPQ Nurul Hidayah tidak hanya lancar membaca ayat suci, tetapi juga memiliki kepercayaan diri dan kegemaran beribadah yang akan menjadi benteng moral mereka di masa depan," ujar Syarifah Ismazaitun di sela-sela bimbingan.
Dampak positif dari pendampingan ini dirasakan langsung oleh pengelola TPQ, ustadz-ustadzah, serta para santri. Kehadiran perwakilan KUA membawa energi baru dan keceriaan dalam suasana belajar-mengajar, sekaligus memberikan penguatan metodologi pengajaran membaca Al-Qur'an yang efektif bagi para ustaz di TPQ setempat.
Sinergi yang erat ini semakin mempertegas peran Kementerian Agama melalui KUA Bunguran Utara. KUA terbukti mampu melampaui tugas-tugas pelayanan administrasi formal, hadir secara aktif sebagai pilar edukasi keagamaan, serta memberi dampak kebaikan yang nyata bagi tumbuh kembang generasi penerus bangsa di perbatasan Natuna.