KUA BUNGURAN UTARA — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Utara kembali membuktikan perannya sebagai pusat pelayanan umat yang tidak hanya berfokus pada urusan keagamaan formal, melainkan juga menjadi motor penggerak kesejahteraan sosial di kawasan perbatasan Kabupaten Natuna. Kepedulian nyata tersebut diwujudkan melalui kelanjutan program inovasi unggulan "SEBAKUL" (Sedekah Beras Untuk Kelingkungan) dan program "MASMANSUR" (Mari Bersedekah Mengantar Nur Sembako Untuk Rakyat).
Aksi kepedulian sosial ini dilaksanakan pada Malam Kamis (28/10/2026) bertempat di Surau Baiturrahman, Desa Gunung Durian, Kecamatan Bunguran Utara.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran KUA Bunguran Utara menyalurkan bantuan beras sebanyak total 75 kilogram. Bantuan ini didistribusikan secara langsung kepada 15 orang penerima manfaat, di mana masing-masing warga mendapatkan jatah sebanyak 5 kilogram beras.
Para penerima manfaat dari program ini merupakan figur-figur penting di tingkat akar rumput yang selama ini istiqomah mendedikasikan diri untuk menghidupkan syiar Islam di tengah masyarakat, meliputi para imam masjid, petugas azan (nuje), petugas penyelenggara fardhu kifayah, hingga para pejuang dakwah yang aktif memakmurkan surau dan masjid desa.
Kepala KUA Bunguran Utara, Fathurohman, menyampaikan bahwa program inovasi SEBAKUL dan MASMANSUR dirancang sebagai bentuk apresiasi dan perlindungan sosial bagi para penggiat keagamaan di pedesaan yang seringkali mengabdikan diri secara sukarela.
"Melalui program SEBAKUL dan MASMANSUR ini, KUA Bunguran Utara ingin memastikan bahwa para pejuang agama di garis depan—seperti imam masjid, nuje, dan pengurus fardhu kifayah—mendapatkan perhatian yang layak. Ini adalah bentuk gotong royong dan kepedulian kita bersama untuk meringankan beban kebutuhan harian mereka yang telah tulus mengabdikan diri memakmurkan rumah-rumah Allah di perbatasan," ungkap Fathurohman.
Dampak positif dari jalannya program sosial ini dirasakan langsung oleh para penerima manfaat serta masyarakat Desa Gunung Durian. Kehadiran KUA Bunguran Utara melalui aksi nyata berbagi beras ini tidak hanya membantu pemenuhan kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga mempererat ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan rasa kebersamaan yang kuat antara lembaga keagamaan dan warga.
Konsistensi KUA Bunguran Utara dalam menjalankan program inovasi sosial ini semakin memperkokoh transformasi Kementerian Agama di tingkat kecamatan. KUA hadir secara inklusif, responsif, dan memberikan dampak kemaslahatan yang nyata bagi kesejahteraan sosial masyarakat di wilayah terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia.