KUA Bunguran Timur (Humas) – Perlindungan terhadap generasi penerus bangsa serta penciptaan lingkungan pendidikan yang aman dan bermartabat menjadi perhatian serius jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Timur. Pada Rabu (12/08/2026) mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, Penyuluh Agama Islam KUA Bunguran Timur, Ustadzah Hj. Kholijah Manurung, turun langsung memberikan penyuluhan dalam agenda Sosialisasi Kekerasan Terhadap Anak dan Bullying di SD Negeri 005 Cemaga Selatan.

Di hadapan para wali murid dan dewan guru, materi penyuluhan difokuskan pada penanaman nilai-nilai akhlakul karimah, adab berteman, serta bahaya nyata dari tindakan perundungan (bullying) baik berupa kekerasan verbal, fisik, maupun pengucilan sosial. Kholijah memaparkan bahwa tindakan merundung dapat merusak kondisi psikologis, menurunkan rasa percaya diri, hingga mengganggu masa depan anak.

Mengacu pada nilai-nilai ajaran Islam yang mengedepankan kasih sayang (rahmah) dan persaudaraan, wali murid diajak untuk mengajarrkan nilai saling menghargai perbedaan, membiasakan tutur kata yang santun, serta berani melapor kepada guru atau orang tua apabila melihat atau mengalami tindakan kekerasan. Kholijah juga mengingatkan pentingnya peran guru dan lingkungan sekolah dalam menciptakan suasana belajar yang ramah anak dan bebas dari diskriminasi.

Kepala KUA Bunguran Timur, Asnawi, menyambut positif inisiatif pembinaan moral di tingkat sekolah dasar ini.

"Penyuluhan anti-kekerasan dan anti-bullying di SDN 005 Cemaga Selatan oleh Ustadzah Hj. Kholijah Manurung merupakan wujud nyata kepedulian KUA terhadap pembinaan moral generasi dini. Pendidikan karakter berbasis ajaran agama sangat penting ditanamkan sejak bangku sekolah dasar agar anak-anak tumbuh dengan empati tinggi dan saling menghormati," jelas Asnawi.