KUA SUBI (HUMAS) --- Mimpi menjejakkan kaki ke Tanah Suci tentu tersimpan di hati banyak umat Islam. Namun, mimpi yang indah perlu ditemani ikhtiar nyata. Semangat inilah yang dibawa Kepala KUA Kecamatan Subi, Tangguh Damar Ramadhan, saat memberikan motivasi ibadah haji dan umrah kepada masyarakat dalam kegiatan Taklim Bulanan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Subi, Sabtu (10/10/2026), bertempat di Masjid Al-Jannah, Subi Besar.
Kegiatan motivasi haji dan umrah ini menjadi agenda tahunan yang alhamdulillah telah berjalan selama dua tahun. Bagi KUA Subi, momentum berkumpulnya masyarakat dalam majelis taklim bukan sekadar mengisi waktu dengan pengajian, tetapi juga menumbuhkan keberanian untuk mengambil langkah menuju Baitullah. Sebab, kalau hanya menunggu sampai merasa mampu, bisa jadi yang paling rajin berangkat justru angan-angannya, sementara tabungannya masih betah di tempat.
Melalui kegiatan ini, Tangguh Damar Ramadhan menegaskan ikhtiar KUA Subi bersama BRK Syariah Subi dalam mendorong masyarakat agar tidak berhenti pada keinginan menunaikan ibadah haji dan umrah. Masyarakat diajak mulai mengambil action nyata, salah satunya dengan membangun kebiasaan menabung secara terencana. Kehadiran BRK Syariah Subi menjadi peluang untuk mengenalkan layanan perbankan syariah yang dapat dimanfaatkan masyarakat dalam mempersiapkan biaya perjalanan ibadah ke Tanah Suci.
Pesan yang ingin ditanamkan cukup sederhana: tidak harus menunggu memiliki uang banyak untuk mulai merencanakan ibadah. Langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi bagian dari ikhtiar besar. Menabung sedikit demi sedikit mungkin terasa biasa, tetapi jika dilakukan dengan niat kuat dan perencanaan matang, insyaallah dapat mendekatkan seseorang pada cita-cita menjadi tamu Allah. Niat, doa, kemampuan finansial, dan perencanaan yang baik perlu berjalan beriringan.
Melalui kolaborasi KUA Subi dan BRK Syariah Subi, diharapkan semangat masyarakat Kecamatan Subi untuk menunaikan ibadah haji dan umrah semakin tumbuh, tidak hanya dalam doa dan harapan, tetapi juga melalui tindakan nyata. Semoga kegiatan yang telah berjalan selama dua tahun ini terus berlanjut dan membawa manfaat bagi umat. Sebab, perjalanan menuju Baitullah tidak selalu dimulai dengan langkah menuju bandara, tetapi bisa dimulai hari ini dari rumah, melalui niat yang tulus dan tabungan pertama yang disisihkan.