KUA Bunguran Utara (HUMAS) --- Upaya melahirkan generasi penerus yang paham syariat Islam terus digelorakan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Utara di kawasan perbatasan Natuna. Lewat program pendampingan pendidikan Al-Qur'an dan ibadah dasar, KUA Bunguran Utara secara konsisten membina tumbuh kembang spiritual anak-anak desa.
Wujud kepedulian tersebut direalisasikan oleh Staf KUA Bunguran Utara, Syarifah Ismazaitun, saat memandu kajian Al-Qur'an dan praktik fiqih ibadah bersama santri TPQ Nurul Hidayah pada Rabu (4/11/2026).
Dalam pembekalan tersebut, Syarifah Ismazaitun memfokuskan materi pada perincian rukun salat, mulai dari niat hingga salam. Pembahasan disampaikan dengan metode interaktif agar santri dapat dengan mudah menghafal serta menerapkan urutan ibadah salat secara presisi.
Syarifah Ismazaitun menegaskan bahwa keterlibatan pegawai KUA di lembaga pendidikan nonformal tingkat desa adalah bagian dari komitmen pelayanan keagamaan yang inklusif.
"KUA Bunguran Utara senantiasa berikhtiar untuk mendukung kemajuan pembelajaran agama di TPQ-TPQ wilayah perbatasan. Melalui kajian rukun salat di TPQ Nurul Hidayah ini, kami ingin menanamkan rasa kebanggaan dan ketelitian anak-anak dalam menjalankan ibadah wajib sehari-hari," tutur Syarifah Ismazaitun usai kegiatan.
Masyarakat dan para wali santri mengapresiasi tinggi kehadiran Staf KUA yang sabar dan telaten mendampingi putra-putri mereka. Pembinaan ini dinilai membawa manfaat nyata dalam meningkatkan kualitas keagamaan santri sejak dini.
Konsistensi KUA Bunguran Utara dalam mengawal pendidikan ibadah generasi muda ini semakin memperkokoh pilar Kementerian Agama sebagai lembaga pelayanan publik yang responsif, inklusif, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat luas.