KUA Bunguran Barat (HUMAS) – Kantor Urusan Agama (KUA) Bunguran Barat terus menunjukkan keseriusannya dalam program pembinaan umat, khususnya dalam penguatan pondasi keluarga. Pada Kamis (7/5), KUA menggelar kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi tiga pasang calon pengantin di salah satu ruangan kerja KUA Bunguran Barat.

Kegiatan ini menghadirkan tiga fasilitator berpengalaman dari internal KUA Bunguran Barat, yakni Hariswati Rachmadani Putri, Harjono, dan Aris Munandar. Ketiganya memberikan materi komprehensif mulai dari manajemen konflik keluarga, kesehatan reproduksi, hingga pemenuhan hak dan kewajiban suami-istri dalam perspektif Islam.

Bimbingan Perkawinan ini menjadi sarana pembelajaran krusial bagi calon pengantin. Melalui program ini, KUA berupaya memberikan bekal mental dan intelektual sebelum mereka memasuki mahligai pernikahan, guna meminimalisir perselisihan dan angka perceraian di kemudian hari.

Kepala KUA Bunguran Barat, Dela Pulda, menegaskan bahwa Bimwin adalah bagian dari pelayanan publik yang menyentuh aspek paling dasar dalam pembinaan masyarakat, yakni unit keluarga. "Pernikahan bukan sekadar urusan administrasi di atas kertas, melainkan ibadah panjang yang membutuhkan kesiapan ilmu. Melalui bimbingan ini, KUA hadir untuk memastikan setiap calon pengantin memiliki visi yang jelas dalam membangun keluarga sakinah, mawaddah, dan warahmah, sehingga nantinya lahir generasi yang berkualitas dari lingkungan keluarga yang sehat," ungkapnya.

Pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Selama sesi berlangsung, calon pengantin aktif berdiskusi dan berkonsultasi mengenai tantangan kehidupan berumah tangga.

KUA Bunguran Barat berharap materi yang disampaikan oleh para fasilitator dapat dipahami dengan baik dan diaplikasikan dalam kehidupan nyata, sebagai wujud nyata peran KUA dalam membimbing dan membina umat di wilayah Kecamatan Bunguran Barat.