KUA Bunguran Timur Laut (HUMAS) - KUA Bunguran Timur Laut melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) pra-nikah bertempat di Balai Nikah KUA Bunguran Timur Laut, Rabu, 19 September 2026. Bimbingan intensif ini diikuti oleh pasangan calon pengantin (catin), Yulian Dinata dan Patimah, sebagai ikhtiar pembekalan spiritual maupun mental sebelum memasuki jenjang pernikahan.
Kegiatan bimbingan ini dipandu langsung oleh Penyuluh Agama Islam KUA Bunguran Timur Laut, dengan menyajikan empat materi fundamental untuk membangun ketahanan keluarga:
• Kiat-Kiat Berumah Tangga yang Bahagia: Mengulas pentingnya komunikasi terbuka, sikap saling memahami, serta penerapan nilai-nilai musyawarah (syura) dan keridaan hati dalam menghadapi pasang-surut dinamika rumah tangga.
• Membangun Perkawinan yang Kokoh: Menegaskan hakikat pernikahan sebagai ikatan yang kukuh (mitsaqan ghalidza), bukan sekadar ikatan hukum formal, melainkan perjanjian suci di hadapan Allah Swt. yang harus dijaga dengan komitmen penuh dan kesetiaan.
• Hak dan Kewajiban Suami Istri: Memberikan pemahaman proporsional mengenai tanggung jawab masing-masing pihak berdasarkan syariat Islam, guna menciptakan keharmonisan dan mencegah potensi konflik domestik.
• Mempersiapkan Generasi yang Berkualitas: Membekali catin tentang konsep pengasuhan islami (tarbiyatul aulad), kesiapan fisik dan mental calon orang tua, pemenuhan gizi untuk mencegah stunting, serta pembentukan karakter akhlak mulia bagi keturunan kelak.
Penyuluh menekankan bahwa kesiapan ilmu dan kematangan mental merupakan kunci utama dalam mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah. Bimbingan perkawinan tatap muka ini menjadi ruang konsultasi interaktif bagi pasangan catin untuk berdiskusi langsung mengenai kesiapan mereka menjelang hari akad.
Pasangan Yulian Dinata dan Patimah menyimak seluruh pemaparan dengan khidmat dan aktif dalam sesi tanya-jawab. Melalui layanan bimbingan pra-nikah ini, KUA Bunguran Timur Laut terus berkomitmen menekan angka perselisihan dan perceraian, sekaligus memperkuat ketahanan keluarga di wilayahnya