KUA BUNGURAN TENGAH (HUMAS) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Tengah terus berkomitmen memberikan bimbingan perkawinan dan keluarga sakinah secara langsung di tengah masyarakat. Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui kehadiran jajaran KUA dalam memenuhi undangan sekaligus mengisi syukuran pernikahan pasangan Suradi dan Purnama Sari di wilayah Kecamatan Bunguran Tengah pada Jum'at, 11 September 2026.
Dalam kesempatan tersebut, staf KUA Bunguran Tengah, Moch Fandholi, hadir dan bertindak langsung sebagai penceramah agama di hadapan keluarga besar serta para tamu undangan yang memadati lokasi acara. Melalui tausiah yang mengusung tema "Mewujudkan Baitii Jannatii" (Rumahku Surgaku), ia mengupas tuntas pilar-pilar penting dalam membangun rumah tangga yang kokoh, harmonis, dan penuh keberkahan berlandaskan tuntunan syariat Islam.
Kehadiran staf KUA di tengah acara syukuran ini merupakan bentuk pelayanan jemput bola untuk memberikan pembekalan keluarga secara langsung di hilir masyarakat. Melalui materi seputar hak dan kewajiban suami-istri serta pengelolaan konflik keluarga yang disampaikan oleh Moch Fandholi, hal ini diharapkan dapat menjadi modal utama bagi pasangan Suradi dan Purnama Sari untuk mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.
Selama acara berlangsung, Moch Fandholi bersama para mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) STAI Natuna yang turut hadir juga berbaur dan berdialog hangat dengan warga sekitar. Momentum kebersamaan ini dimanfaatkan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya ketahanan keluarga serta mengenalkan program-program kepenghuluan KUA yang ramah masyarakat.
Melalui kegiatan ceramah dan taklim di tengah acara formal maupun informal warga seperti ini, KUA Bunguran Tengah berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya pilar rumah tangga dapat terus meningkat. Evaluasi dan pembekalan keagamaan serupa akan terus digalakkan secara berkala demi mewujudkan masyarakat pedesaan yang religius, rukun, dan sejahtera.