KUA Bunguran Utara (Humas) --- Menjelang pergantian tahun baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang akan jatuh pada bulan Juli nanti, Kantor Urusan Agama (KUA) bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Belakang Gunung langsung mengambil langkah taktis. Keduanya menggelar rapat koordinasi untuk membentuk Panitia Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) serta merancang rangkaian perlombaan keagamaan di Gedung Pertemuan Desa Belakang Gunung, Jumat (05/06/2026).

Pertemuan krusial ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Belakang Gunung, jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD), jajaran Ketua RT dan RW, serta para tokoh agama dan tokoh pemuda setempat. Solidnya kehadiran berbagai elemen ini merefleksikan kuatnya komitmen warga dalam menyukseskan syiar Islam di wilayah mereka.

Dalam arahan Kepala KUA yang disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam, digarisbawahi bahwa kolaborasi antara umara (pemerintah), ulama, dan generasi muda adalah kunci utama. KUA menegaskan perannya untuk mengawal kegiatan ini agar tidak terjebak dalam rutinitas seremonial belaka, melainkan menjadi wadah nyata pembentukan karakter generasi Qurani.

"Momentum menyambut tahun baru Hijriah ini sangat pas untuk mengobarkan kembali semangat spiritualitas generasi muda kita. KUA berkomitmen hadir bukan cuma untuk mengurus administrasi, tapi juga mengambil peran sebagai motor penggerak moral masyarakat dan penyaring bakat-bakat religius sejak dini," jelasnya.

Membidik Potensi Generasi Muda

Melalui musyawarah yang berjalan mufakat, forum berhasil merumuskan struktur kepanitiaan yang mengombinasikan peran perangkat desa, tokoh masyarakat, dan pemuda. Fokus utama panitia yang baru terbentuk ini adalah menggulirkan kompetisi keagamaan yang menyasar segmen anak-anak serta remaja.

Beberapa cabang perlombaan yang telah disepakati untuk digelar antara lain:

Lomba Azan (Kategori Anak-anak & Remaja)

Lomba Hafalan Ayat Pendek / Juz Amma (Kategori Anak-anak)

Lomba Bacaan Al-Qur'an / Tilawah (Kategori Anak-anak & Remaja)

Lomba Ceramah Agama / Pildacil (Kategori Anak-anak & Remaja)

Di sisi lain, Kepala Desa Belakang Gunung memberikan apresiasi tinggi atas inisiasi serta pendampingan intensif dari pihak KUA. Ia menegaskan bahwa pemerintah desa siap pasang badan memberikan dukungan total, baik berupa fasilitas tempat maupun alokasi anggaran demi kesuksesan acara.

"Kami sangat berterima kasih atas kehadiran KUA yang terus setia mengawal denyut kegiatan keagamaan di desa kami. Dengan terbentuknya kepanitiaan ini, saya mengajak seluruh elemen dari RT, RW, hingga pemuda untuk bergotong royong. Kita ingin melihat Gedung Pertemuan Desa ini dipenuhi oleh gema ayat-ayat suci dan syiar Islam dari anak-anak kita," pungkas Kepala Desa.

Melalui persiapan matang yang dicuri sejak awal Juni ini, seluruh detail teknis perlombaan diharapkan bisa dimatangkan dengan sempurna. Tujuan akhirnya, perayaan 1 Muharram 1448 H di Desa Belakang Gunung tidak hanya berlangsung meriah dan khidmat, tetapi juga membekas positif bagi tumbuh kembang karakter islami generasi penerus bangsa.