KUA BUNGURAN TENGAH (HUMAS) --- Langkah inovatif diambil Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Tengah dengan menggandeng aparatur desa untuk menyukseskan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat. Aksi kalibrasi arah kiblat massal di pusat-pusat pelayanan publik tingkat desa ini sukses digelar pada hari Kamis, 16 Juli 2026
Kepala KUA Bunguran Tengah, Erial Lismana, turun langsung memimpin pengukuran bayangan matahari (Istiwa A'zam) bersama pamong desa. Sinergi lintas instansi ini menyasar fasilitas publik utama, termasuk Kantor BPD dan Kantor Desa Air Lengit, serta Kantor BPD dan Kantor Desa Harapan Jaya, guna memastikan akurasi arah sajadah sekaligus mengedukasi warga sekitar.
"Kantor desa adalah kiblatnya pelayanan masyarakat. Melalui kolaborasi ini, kita memastikan fasilitas negara memiliki arah kiblat yang presisi sekaligus memberi contoh nyata ilmu falak praktis kepada warga," tutur Erial Lismana.
Aksi jemput bola ini berjalan kilat dan akurat dengan menerapkan empat standar teknis:
  1. Objek Vertikal: Menggunakan tiang bendera atau tiang besi yang benar-benar tegak lurus.
  2. Lantai Rata: Memilih area pelataran kantor desa yang datar dan tidak bergelombang.
  3. Waktu Akurat: Menyelaraskan jam digital dengan waktu presisi BMKG.
  4. Garis Bayangan: Menandai arah bayangan tepat pada puncak pergeseran matahari di atas Ka'bah sesuai jadwal Kementerian Agama RI.
Sinergi lintas sektor di wilayah Kecamatan Bunguran Tengah ini terbukti efektif memperkuat kesadaran keagamaan, serta memastikan seluruh pusat pelayanan desa kini memiliki arah kiblat yang sempurna demi kenyamanan ibadah pegawai dan warga setempat.