KUA Bunguran Utara (HUMAS) --- Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Utara menunjukkan dukungannya terhadap kemajuan sarana pendidikan Islam dengan menghadiri acara syukuran pemanfaatan gedung baru MTs Nur Ichsan pada Kamis (13/8/2026). Syukuran ini menandai babak baru bagi madrasah tersebut setelah proses pemugaran gedung yang dimulai sejak Januari 2026 akhirnya rampung dan resmi ditempati pada pertengahan Agustus ini.

Agenda kebersamaan yang berlangsung hangat di lingkungan MTs Nur Ichsan tersebut turut dihadiri oleh jajaran KUA Bunguran Utara, jajaran pengelola madrasah, tenaga pendidik, tokoh masyarakat, serta pengurus komite.

Rehabilitasi gedung yang berjalan selama kurang lebih delapan bulan tersebut bertujuan untuk menciptakan ruang belajar yang lebih aman, nyaman, dan memadai. Tuntasnya perbaikan ini diharapkan mampu memicu motivasi baru bagi seluruh civitas akademika MTs Nur Ichsan dalam meningkatkan mutu pembelajaran dan mencetak generasi muda yang berkarakter.

Hadirnya jajaran KUA Bunguran Utara dalam syukuran tersebut menegaskan sinergi berkelanjutan antara Kementerian Agama dengan lembaga pendidikan keagamaan dalam mengawal kualitas pendidikan Islam di tingkat wilayah.

Perwakilan KUA Bunguran Utara menyampaikan rasa syukur serta apresiasi setinggi-tingginya atas terselesaikannya pemugaran sarana fisik madrasah tersebut. Pihaknya menekankan bahwa peningkatan fasilitas fisik harus berbanding lurus dengan semangat pembentukan moral dan prestasi peserta didik.

"Rampungnya rehabilitasi gedung ini merupakan buah dari komitmen dan kerja keras bersama. Kami berharap sarana yang lebih memadai ini menjadi pemantik semangat baru bagi para guru dan siswa untuk terus mengukir prestasi serta menjaga nilai-nilai keagamaan di Bunguran Utara," ungkap perwakilan KUA Bunguran Utara di lokasi acara.

Suasana khidmat mewarnai prosesi doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas kelancaran pembangunan. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng serta peninjauan fasilitas ruang kelas baru yang kini siap digunakan secara maksimal untuk kegiatan belajar-mengajar.