KUA Bunguran Timur (Humas) --- Momentum menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah menjadi ruang aktualisasi bagi Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Timur untuk menunjukkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan integratif. Melalui penugasan kedinasan yang responsif, KUA Bunguran Timur berhasil memenuhi permintaan langsung dari berbagai elemen masyarakat untuk mengisi syiar keagamaan di sejumlah wilayah Kabupaten Natuna.
Salah satu aparatur KUA Bunguran Timur yang dipercaya mengemban amanah dakwah tersebut adalah Mustaqim. Berbekal rekam jejak kepakaran yang panjang sebagai mantan Penyuluh Agama, Mustaqim yang kini mengemban jabatan fungsional sebagai Penata Layanan Operasional di KUA Bunguran Timur, tetap menjadi figur sentral yang dinantikan bimbingan keagamaan dan tausiyahnya oleh masyarakat luas.
Kehadiran Mustaqim di tengah umat dalam menyambut 1 Muharram 1448 H ini merupakan tindak lanjut dari permohonan resmi masyarakat yang diajukan langsung kepada Kepala KUA Bunguran Timur. Hal ini sekaligus menjadi bukti nyata kepuasan dan tingginya tingkat kepercayaan (public trust) masyarakat terhadap kompetensi dan profesionalisme personel yang dimiliki KUA Bunguran Timur.
Safari dakwah dan bimbingan keagamaan ini dilaksanakan secara maraton di empat lokasi berbeda, bahkan melintasi batas kecamatan. Rangkaian kegiatan dimulai pada Senin, 15 Juni 2026, di mana Mustaqim mengisi tausiyah ba'da Maghrib di Masjid Jami' Ranai Kota, dilanjutkan ceramah keagamaan pada malam harinya ba'da Isya di Surau Al-Istiqomah Pering.
Syiar Islam berlanjut pada Selasa, 16 Juni 2026 pagi pukul 09.30 WIB, bertempat di Majelis Taklim Cinta Shalawat Natuna yang berlokasi di Ranai Kota. Menutup safari dakwahnya, pada Selasa malam ba'da Isya, Mustaqim bertolak memenuhi undangan masyarakat seberang untuk memberikan ceramah di Masjid Adz-Dzikra Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat.
Kepala KUA Bunguran Timur, Asnawi, menegaskan bahwa penugasan lintas fungsi ini merupakan bagian dari semangat Revitalisasi KUA. Aparatur KUA masa kini dituntut tidak hanya andal dalam tata kelola administrasi perkantoran, tetapi juga harus senantiasa siap hadir menjadi suluh penerang di tengah persoalan dan kebutuhan keagamaan umat.
"Kami sangat mengapresiasi tingginya kepercayaan masyarakat kepada staf kami, Pak Mustaqim. Transformasi jabatan menjadi Penata Layanan Operasional tidak mengurangi esensi kompetensi dan jiwa pengabdian beliau di bidang kepenyuluhan. KUA Bunguran Timur berkomitmen penuh bahwa setiap SDM yang kami miliki adalah aparatur yang mumpuni, responsif, dan siap memberikan pelayanan terbaik, baik di meja pendaftaran maupun di mimbar-mimbar dakwah masyarakat," tegas Asnawi.
Melalui safari menyambut tahun baru hijriah ini, KUA Bunguran Timur berharap pesan-pesan perdamaian, peningkatan kualitas spiritual, dan penguatan ukhuwah Islamiyah dapat tersampaikan dengan baik, sekaligus menegaskan peran KUA sebagai garda terdepan Kementerian Agama yang semakin dekat, prima, dan profesional melayani umat.