KUA Bunguran Barat (HUMAS) – Personel Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu dari KUA Bunguran Barat, MTsN 1 Natuna, dan MAN 2 Natuna mengikuti pembukaan Orientasi PPPK Kementerian Agama secara daring melalui kanal YouTube Kementerian Agama, Selasa (18/8).
Kegiatan diikuti dari Kantor KUA Bunguran Barat sebagai bagian dari rangkaian orientasi bagi PPPK Paruh Waktu Kementerian Agama se-Indonesia. Sebanyak 23.088 PPPK Paruh Waktu dijadwalkan mengikuti orientasi yang dilaksanakan dalam lima batch.
Untuk wilayah Kepulauan Riau, pelaksanaan orientasi dijadwalkan pada 21–26 September 2026. Orientasi menjadi tahapan penting bagi PPPK untuk memahami lingkungan kerja, tugas dan tanggung jawab, nilai-nilai ASN, serta ketentuan yang menjadi pedoman dalam menjalankan pelayanan pemerintahan.
Kepala KUA Bunguran Barat, Dela Pulda, menyampaikan bahwa orientasi perlu dimanfaatkan sebagai momentum untuk membangun pemahaman yang baik sejak awal mengenai tugas dan tanggung jawab sebagai bagian dari Kementerian Agama.
“Orientasi ini penting bukan hanya sebagai kegiatan formal, tetapi sebagai bekal bagi PPPK untuk memahami tugas, tanggung jawab, nilai-nilai kedisiplinan, dan bagaimana memberikan pelayanan kepada masyarakat. Saya berharap seluruh PPPK dapat mengikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh dan kemudian menerapkannya dalam pelaksanaan tugas,” ujar Dela Pulda.
Menurutnya, keberadaan PPPK menjadi bagian dari penguatan sumber daya manusia dalam mendukung pelayanan Kementerian Agama. Karena itu, pemahaman terhadap regulasi, etika kerja, serta budaya pelayanan menjadi hal yang penting untuk dibangun secara berkelanjutan.
Kegiatan pembukaan tersebut sekaligus menjadi awal bagi para PPPK Paruh Waktu untuk mempersiapkan diri mengikuti tahapan orientasi sesuai jadwal masing-masing batch.
KUA Bunguran Barat berharap seluruh personel PPPK dapat menjadikan orientasi sebagai ruang untuk memperkuat kompetensi, integritas, kedisiplinan, serta komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.