KUA Bunguran Barat (HUMAS) — Upaya menghadirkan pelayanan keagamaan yang optimal
terus dilakukan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Bunguran Barat melalui penguatan
koordinasi internal. Salah satunya diwujudkan dengan pelaksanaan Rapat
Koordinasi Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) Triwulan I pada Jum’at (10/04).
Kegiatan yang berlangsung di balai nikah KUA Bunguran
Barat tersebut dihadiri langsung oleh Kepala KUA Bunguran Barat beserta seluruh
staf. Kehadiran seluruh personil KUA menunjukkan komitmen bersama dalam
meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan kepada masyarakat sekaligus
memperkuat tata kelola kelembagaan yang profesional dan akuntabel.
Dalam arahannya, Kepala KUA Bunguran Barat, Dela
Pulda, menegaskan pentingnya rapat koordinasi sebagai sarana untuk
menyelaraskan tugas dan fungsi masing-masing pegawai sesuai dengan tupoksi yang
telah ditetapkan. Hal ini dinilai krusial agar setiap program kerja dapat
berjalan secara optimal dan terukur.
“Rapat koordinasi ini bukan hanya sebatas rutinitas
administratif, tetapi menjadi ruang strategis untuk memastikan bahwa seluruh
tugas dan fungsi kita sebagai pelayan masyarakat dapat berjalan efektif,
terarah, dan saling mendukung satu sama lain,” ujar Kepala KUA Bunguran
Barat.
Lebih lanjut, ia menambahkan, “Dengan pembagian
tugas yang jelas dan proporsional, kita berharap seluruh layanan KUA, baik
dalam bidang bimbingan perkawinan, pembinaan keluarga sakinah, maupun layanan
keagamaan lainnya, dapat dirasakan manfaatnya secara maksimal oleh masyarakat.”
Melalui forum ini, dilakukan pembahasan serta
pendistribusian pekerjaan berdasarkan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) Triwulan I.
Setiap staf diberikan tanggung jawab sesuai dengan bidangnya masing-masing,
sehingga tidak terjadi tumpang tindih pekerjaan dan seluruh program dapat
terlaksana secara sistematis.
Hasil dari kegiatan rapat koordinasi ini menunjukkan
adanya pembagian tugas dan fungsi yang lebih terstruktur dan merata sesuai
dengan kapasitas serta kompetensi masing-masing pegawai. Dengan demikian,
diharapkan kinerja personil KUA Bunguran Barat semakin meningkat, khususnya
dalam menjalankan peran pembinaan umat di tengah masyarakat.
Adapun pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan tertib
dan penuh antusiasme dari seluruh peserta. Diskusi yang terbangun juga berjalan
dinamis, di mana setiap pegawai diberikan kesempatan untuk menyampaikan
masukan, kendala, serta strategi dalam pelaksanaan tugas ke depan.
Melalui kegiatan ini, KUA Bunguran Barat terus
berupaya memperkuat sinergi internal sebagai fondasi utama dalam memberikan
pelayanan keagamaan yang prima. Ke depan, rapat koordinasi semacam ini
diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari evaluasi
dan peningkatan kinerja lembaga.