KUA Bunguran Timur Laut (HUMAS)- Suasana khidmat menyelimuti Masjid As-Salam, Desa Sebadai Hulu, saat jamaah berkumpul memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW pada Senin malam (24/8/2026) mulai pukul 19.30 WIB. Acara tersebut menghadirkan Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Bunguran Timur Laut, Kusnadi, S.H., sebagai penceramah utama.

Dalam tausiyahnya, Kusnadi menekankan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum penting bagi setiap muslim untuk merefleksikan diri, meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW, serta memperbanyak lantunan shalawat dalam kehidupan sehari-hari.

Kusnadi memaparkan setidaknya ada tiga keutamaan agung bagi umat muslim yang gemar melantunkan shalawat kepada Rasulullah SAW:

• Cahaya Penerang di Hari Akhir: Shalawat yang diamalkan secara konsisten di dunia akan bertransformasi menjadi pancaran cahaya yang membimbing dan menerangi langkah seorang hamba di akhirat kelak.

• Mendapat Pujian Langsung dari Allah SWT: Setiap bait shalawat yang dibacakan akan dibalas dengan limpahan rahmat, kebaikan, dan sanjungan langsung dari Allah SWT kepada hamba-Nya.

• Perisai Diri dari Sifat Kikir dan Bakhil: Bershalawat saat mendengar nama Nabi disebut merupakan bukti kecintaan sejati, sekaligus benteng spiritual agar terhindar dari predikat orang yang kikir.

Menutup ceramahnya, Kusnadi mengajak seluruh kaum muslimin dan muslimah Desa Sebadai Hulu untuk terus membiasakan diri membaca shalawat di setiap kesempatan dan keadaan, baik di kala lapang maupun sempit, demi meraih syafaat dan keberkahan hidup. Peringatan Maulid Nabi di Masjid As-Salam ini pun diakhiri dengan doa bersama yang dipenuhi kekhidmatan.