KUA Bunguran Barat (HUMAS) – Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah terus menjadi sarana penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat Kecamatan Bunguran Barat. Salah satunya melalui kegiatan peringatan 1 Muharram 1448 H yang dilaksanakan di Surau At-Toriq, Kelurahan Sedanau, pada Selasa (23/6), dengan mengangkat pesan penting tentang hijrah dan perbaikan kualitas ibadah.

Kegiatan yang berlangsung penuh kekhidmatan tersebut dihadiri oleh Camat Bunguran Barat beserta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Lurah Sedanau, Kepala KUA Bunguran Barat beserta staf, Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kecamatan Bunguran Barat beserta anggota, Ketua dan Pengurus Surau At-Toriq, serta jamaah yang memadati surau untuk mengikuti rangkaian acara.

Peringatan Tahun Baru Islam ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga syiar Islam sekaligus memperkuat pembinaan umat melalui kegiatan-kegiatan keagamaan yang menyentuh kehidupan masyarakat secara langsung. Kehadiran KUA Bunguran Barat dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk terus mendampingi dan membina masyarakat melalui penguatan nilai-nilai keislaman.

Dalam tausiahnya, Ustaz Syuif mengajak jamaah untuk memaknai hijrah sebagai proses perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, dimulai dari memperbaiki hubungan dengan Allah SWT melalui pelaksanaan shalat yang lebih berkualitas. Menurutnya, shalat merupakan fondasi utama yang akan memengaruhi baik buruknya amal seorang Muslim.

“Hijrah tidak selalu berarti berpindah tempat sebagaimana yang dilakukan Rasulullah SAW. Dalam kehidupan kita saat ini, hijrah dapat diwujudkan dengan memperbaiki ibadah, terutama shalat. Jika shalat kita baik, maka insya Allah aspek kehidupan yang lain juga akan ikut membaik,” ujar Ustaz Syuif di hadapan jamaah.

Ia juga menekankan bahwa pergantian tahun Hijriah hendaknya menjadi momentum muhasabah atau introspeksi diri, sehingga setiap Muslim mampu mengevaluasi perjalanan hidupnya dan bertekad menjadi pribadi yang lebih taat serta bermanfaat bagi sesama.

Kepala KUA Bunguran Barat, Dela Pulda, menyampaikan bahwa peringatan Tahun Baru Islam merupakan media yang efektif untuk memperkuat kesadaran keagamaan masyarakat. Menurutnya, nilai-nilai hijrah harus terus ditanamkan agar menjadi inspirasi dalam membangun kehidupan yang religius dan harmonis.

“Momentum Muharram mengajarkan kepada kita pentingnya perubahan ke arah yang lebih baik. KUA akan terus mendukung berbagai kegiatan keagamaan di tengah masyarakat sebagai bagian dari tugas pembinaan umat. Kami berharap nilai-nilai hijrah yang disampaikan dalam kegiatan ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam meningkatkan kualitas ibadah dan akhlak,” ungkapnya.

Selama kegiatan berlangsung, para jamaah mengikuti rangkaian acara dengan penuh perhatian dan antusias. Suasana yang khidmat terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan, terutama saat penyampaian tausiah yang disimak dengan seksama oleh seluruh peserta yang hadir.

Melalui peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah ini, diharapkan masyarakat semakin memahami makna hijrah yang sesungguhnya, yakni perubahan menuju kebaikan yang dimulai dari diri sendiri. Semangat tersebut diharapkan dapat menjadi bekal dalam menjalani kehidupan yang lebih dekat dengan ajaran Islam dan lebih bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar serta menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara KUA, pemerintah kecamatan, PHBI, dan masyarakat dalam memperkuat syiar Islam serta pembinaan keagamaan di Kecamatan Bunguran Barat.