KUA Bunguran Barat (HUMAS) — Pengajian keagamaan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW digelar di Gedung Serba Guna Kecamatan Bunguran Barat, Jumat (4/9). Kegiatan yang diikuti pegawai Kantor Camat Bunguran Barat tersebut menjadi momentum untuk memperkuat nilai keagamaan sekaligus menanamkan keteladanan Rasulullah SAW dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Pengajian menghadirkan Ustaz Harjono, staf KUA Bunguran Barat, sebagai penceramah. Materi yang disampaikan mengangkat tema “Keteladanan Rasulullah dalam Kedisiplinan dan Silaturahmi”, dengan penekanan pada pentingnya menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tanggung jawab sebagai aparatur dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekhidmatan. Para pegawai mengikuti rangkaian pengajian dan tausiah sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman keagamaan serta mempererat silaturahmi antarpersonel di lingkungan pemerintahan Kecamatan Bunguran Barat.
Kepala KUA Bunguran Barat, Dela Pulda mengatakan, peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus mampu memberikan dampak nyata terhadap sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya menjadi momentum bagi kita untuk meneladani Rasulullah, terutama dalam hal kedisiplinan, amanah, akhlak dan membangun silaturahmi. Nilai-nilai tersebut sangat penting diterapkan dalam menjalankan tugas, khususnya dalam memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, keteladanan Rasulullah SAW memiliki relevansi yang kuat dengan kehidupan aparatur pemerintahan. Sikap amanah, disiplin, santun, bertanggung jawab dan menghargai sesama merupakan nilai yang perlu terus dibangun dalam lingkungan kerja.
Ia juga menekankan bahwa silaturahmi menjadi salah satu modal penting dalam menciptakan hubungan kerja yang harmonis. Dengan komunikasi dan hubungan yang baik, koordinasi antarpihak dapat berjalan lebih efektif sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal.
“Kita ingin nilai-nilai yang disampaikan dalam pengajian ini tidak hanya didengar, tetapi juga diterapkan. Ketika kedisiplinan, amanah dan silaturahmi menjadi bagian dari budaya kerja, insyaallah akan memberikan pengaruh positif terhadap kualitas pelayanan kepada masyarakat,” lanjutnya.
Dalam kegiatan tersebut, KUA Bunguran Barat turut mengambil peran dalam memberikan pembinaan dan penguatan nilai-nilai keagamaan kepada lingkungan aparatur pemerintahan. Kehadiran Ustaz Harjono sebagai penceramah menjadi bagian dari kontribusi KUA dalam menjalankan fungsi pembinaan kehidupan keagamaan di tengah masyarakat.
Peran tersebut tidak hanya berkaitan dengan pelayanan administrasi keagamaan, tetapi juga dapat diwujudkan melalui penyuluhan, pembinaan keagamaan, penguatan wawasan keislaman, serta membangun sinergi dengan lembaga pemerintahan dan masyarakat.
Melalui kegiatan pengajian seperti ini, KUA Bunguran Barat turut mendorong agar nilai-nilai agama dapat diimplementasikan dalam kehidupan sosial dan profesional. Terlebih, lingkungan kerja pemerintahan membutuhkan integritas, kedisiplinan, tanggung jawab dan kemampuan membangun hubungan yang harmonis.
Kegiatan tersebut juga menjadi ruang memperkuat sinergi antara KUA Bunguran Barat dengan Pemerintah Kecamatan Bunguran Barat, khususnya dalam menghadirkan kegiatan pembinaan keagamaan yang memberikan manfaat bagi para pegawai.
Momentum Maulid Nabi pada akhirnya diharapkan tidak hanya menjadi kesempatan untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi sarana melakukan refleksi dan memperbaiki kualitas diri. Nilai keteladanan Rasulullah termasuk amanah, kedisiplinan, kasih sayang dan kepedulian terhadap sesama dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga, masyarakat maupun lingkungan kerja.
Kegiatan ditutup dengan suasana penuh kebersamaan dan silaturahmi antarpeserta. Melalui kegiatan tersebut, semangat “meneladani Rasulullah SAW dalam setiap langkah dan menyatukan hati dalam silaturahmi” diharapkan dapat terus diwujudkan dalam pelaksanaan tugas dan kehidupan bermasyarakat.