KUA Bunguran Timur (Humas) – Upaya penguatan ketahanan keluarga dan edukasi pra nikah berbasis nilai-nilai keislaman terus diperluas oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Timur melalui pemanfaatan media penyiaran publik. Pada Rabu (05/08/2026) pukul 05.30 WIB, Penyuluh Agama Islam KUA Bunguran Timur, Ustadzah Hj. Kholijah Manurung, hadir sebagai narasumber utama dalam program religi Mutiara Pagi yang disiarkan langsung melalui saluran RRI Ranai.
Dalam siaran interaktif tersebut, Kholijah Manurung membedah topik pra nikah dari perspektif keagamaan dengan fokus materi pada "Fiqih Munakahat: Membangun Ibadah Terpanjang dan Meneladani Adab Berkeluarga Rasulullah SAW". Kholijah menguraikan bahwa pernikahan dalam Islam bukan sekadar ikatan sosial, melainkan ibadah agung dan perjanjian yang sangat kokoh (mitsaqan ghalizha) yang menuntut pemahaman syariat sejak dini.
Materi siaran menekankan pentingnya calon pasutri memahami rukun dan syarat perkawinan, adab pergaulan suami-istri yang ma'ruf (mu'asyarah bil ma'ruf), serta niat tulus menjadikan rumah tangga sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selain itu, pendengar dibekali tuntunan sunnah dalam membina keharmonisan, adab saling mendoakan, serta pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam memperlakukan keluarga dengan penuh kasih sayang, kelembutan, dan kesabaran.
Kepala KUA Bunguran Timur, Asnawi, memberikan apresiasi atas siaran dakwah edukatif tersebut.
"Edukasi pra nikah berdimensi syariat melalui media siaran radio RRI Ranai merupakan ikhtiar yang sangat mulia. Kami mengapresiasi materi keagamaan yang disampaikan Ustadzah Hj. Kholijah Manurung. Pemahaman fiqih munakahat dan peneladanan akhlak Nabi ini adalah bekal spiritual utama bagi generasi muda Natuna agar rumah tangga yang dibangun berlandaskan ketakwaan dan meraih ridha Allah SWT," tutur Asnawi.
Siaran langsung yang menjangkau masyarakat hingga pulau-pulau perbatasan tersebut berlangsung interaktif dan ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan, kemaslahatan, serta keutuhan keluarga-keluarga di Kabupaten Natuna.