KUA Bunguran Utara (Humas) — Upaya memperkuat ketahanan keluarga berbasis nilai-nilai keagamaan terus digalakkan oleh Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Bunguran Utara, Nur Azizah Binti Muhammad Yakub. Hal tersebut terlihat saat dirinya mengisi tausiyah rutin di Majelis Taklim Dasa Wisma Melur pada Sabtu (29/8/2026).
Mengusung tema "Cinta Rasulullah: Hidupkan Teladan, Tebarkan Rahmat", tausiyah kali ini berfokus pada langkah-langkah praktis dalam menghadirkan sosok dan akhlak Nabi Muhammad SAW ke tengah kehidupan sehari-hari, khususnya bagi para ibu rumah tangga.
Dalam penyampaiannya, Nur Azizah menjelaskan bahwa manifestasi cinta kepada Rasulullah SAW paling efektif dimulai dari dalam rumah. Peran ibu sebagai pilar utama keluarga menjadi kunci dalam mengimplementasikan nilai-nilai kasih sayang, kesabaran, dan keharmonisan yang diajarkan oleh Nabi.
"Meneladani Rasulullah tidak harus selalu dengan hal-hal besar yang rumit. Melayani keluarga dengan senyuman, mendidik anak-anak dengan kelembutan, serta mengelola keharmonisan rumah tangga adalah bentuk nyata membumikan ajaran beliau," tutur Nur Azizah.
Ia juga mengajak jamaah Dasa Wisma Melur untuk menjadikan rumah tangga sebagai sumber rahmat yang dampaknya dapat dirasakan oleh lingkungan sekitar melalui hubungan kemasyarakatan yang santun dan saling merangkul.
Suasana kegiatan berlangsung penuh kehangatan. Para ibu rumah tangga yang hadir tampak aktif bertanya dan berdiskusi mengenai tantangan menjaga kedamaian serta pendidikan karakter anak di era digital.
Melalui pendampingan dan pembinaan berkala ini, KUA Bunguran Utara berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat, memastikan nilai-nilai agama hadir sebagai solusi dan pencerah dalam kehidupan keluarga sehari-hari.