MAN 2 Natuna (HUMAS) --- Suasana kekeluargaan dan kebersamaan terasa begitu hangat di lingkungan MAN 2 Natuna pada Kamis (27/05/2026). Keluarga besar madrasah melaksanakan kegiatan pemotongan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah yang dipusatkan di halaman madrasah sejak pagi hari.
Tahun ini, MAN 2 Natuna memotong dua ekor sapi kurban yang berasal dari partisipasi para guru dan tenaga pendidik di lingkungan madrasah. Kegiatan tersebut menjadi wujud rasa syukur sekaligus sarana mempererat hubungan antarsesama warga madrasah.
Sejak pagi, para guru, pegawai, dan siswa tampak bergotong royong mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan. Mulai dari proses penyembelihan, pemotongan daging, hingga pendistribusian dilakukan bersama-sama dengan penuh semangat kebersamaan.
Kegiatan kurban di MAN 2 Natuna tidak hanya berfokus pada proses penyembelihan hewan saja. Setelah seluruh tahapan pemotongan selesai dilakukan, panitia langsung melanjutkan kegiatan dengan memasak sop tulang hasil kurban yang kemudian disantap bersama-sama.
Momen makan bersama itu berlangsung sederhana namun penuh kehangatan. Sop tulang disajikan bersama prata dan dinikmati oleh para guru, siswa, serta masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut. Suasana santai dan penuh canda tawa terlihat menghiasi kebersamaan keluarga besar MAN 2 Natuna.
Salah seorang guru menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini bukan hanya sekadar tradisi tahunan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai gotong royong dan kekeluargaan di lingkungan madrasah. Menurutnya, kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan kurban menjadi bagian penting dalam membangun hubungan harmonis antarwarga sekolah.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi pembelajaran langsung bagi para siswa tentang makna keikhlasan, berbagi, dan kepedulian sosial yang terkandung dalam ibadah kurban. Para siswa tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.
Melalui pelaksanaan kurban bersama ini, MAN 2 Natuna kembali menunjukkan komitmennya dalam menanamkan nilai-nilai religius dan sosial kepada seluruh warga madrasah. Tidak hanya menjadi kegiatan ibadah, momen tersebut juga menjadi ruang mempererat silaturahmi dan memperkuat rasa persaudaraan di lingkungan pendidikan.