KUA Bunguran
Barat (HUMAS) – Komitmen dalam memperkuat pembinaan umat terus
ditunjukkan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Bunguran Barat melalui pelaksanaan
program Maghrib Keliling yang digelar pada Rabu (15/04) di Surau An Ni’mah.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya strategis KUA dalam mendekatkan layanan
keagamaan sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap ajaran Islam
secara langsung di lingkungan mereka.
Kegiatan
tersebut dihadiri langsung oleh Kepala KUA Bunguran Barat bersama jajaran staf,
Ketua dan pengurus Surau An Ni’mah, imam surau, serta jamaah setempat yang
mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusias dan kekhusyukan. Kehadiran
personil KUA di tengah masyarakat ini menjadi wujud nyata peran aktif KUA
sebagai garda terdepan dalam pembinaan kehidupan beragama.
Dalam
kesempatan tersebut, KUA Bunguran Barat menyampaikan sosialisasi terkait ibadah
qurban sebagai bagian dari persiapan menyambut Hari Raya Idul Adha. Materi yang
disampaikan meliputi pengertian qurban, ketentuan dan syarat hewan qurban, tata
cara pelaksanaan sesuai syariat, hingga nilai-nilai keikhlasan dan kepedulian
sosial yang terkandung dalam ibadah tersebut.
Kepala KUA
Bunguran Barat, Dela Pulda dalam arahannya menegaskan pentingnya pemahaman yang
benar terkait pelaksanaan ibadah qurban agar masyarakat tidak hanya menjalankan
ibadah secara seremonial, tetapi juga sesuai dengan tuntunan syariat Islam.
“Melalui
kegiatan Maghrib Keliling ini, kami berharap masyarakat semakin memahami tata
cara berqurban yang benar serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian
sosial menjelang Idul Adha,” ujarnya.
Ia juga
menambahkan bahwa program Maghrib Keliling tidak hanya menjadi sarana
penyampaian informasi keagamaan, tetapi juga sebagai media silaturahmi antara
KUA dengan masyarakat.
“Kami
ingin KUA hadir lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya dalam pelayanan
administrasi, tetapi juga dalam pembinaan keagamaan. Dengan turun langsung
seperti ini, kami bisa mendengar, memahami, sekaligus memberikan solusi atas
persoalan keagamaan yang dihadapi masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan
berlangsung dengan khidmat dan interaktif, ditandai dengan adanya dialog
singkat antara jamaah dan pihak KUA terkait pelaksanaan qurban di lingkungan
masing-masing. Antusiasme jamaah menunjukkan bahwa kegiatan ini memberikan
manfaat nyata dalam meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, KUA Bunguran Barat berharap masyarakat dapat mempersiapkan pelaksanaan ibadah qurban dengan lebih baik, sesuai dengan ketentuan syariat, serta semakin memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.