KUA Bunguran Barat (HUMAS) — Kantor Urusan Agama (KUA) Bunguran Barat terus memperkuat pembinaan keagamaan generasi muda melalui sinergi dengan lembaga pendidikan. Hal tersebut diwujudkan melalui keterlibatan KUA Bunguran Barat dalam kegiatan Lomba Hafalan Surah Pendek, Shalawat, Syahril Qur’an dan Tilawah Al-Qur’an yang digelar di SMAN 1 Bunguran Barat, Rabu–Kamis (2–3/9).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala SMAN 1 Bunguran Barat bersama majelis guru dan staf tata usaha, dewan juri, serta siswa-siswi SMAN 1 Bunguran Barat. Selain menjadi wadah kompetisi, kegiatan ini menjadi ruang bagi para pelajar untuk mengembangkan potensi keagamaan sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan nilai-nilai keislaman.

Dalam kegiatan tersebut, KUA Bunguran Barat turut berkontribusi melalui Ernilawati, staf KUA Bunguran Barat, yang dipercaya menjadi salah satu dewan juri. Keterlibatan ini menjadi bentuk nyata sinergi KUA dengan satuan pendidikan dalam menghadirkan pembinaan keagamaan yang menyentuh langsung kalangan remaja.

Ernilawati menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan di lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam memberikan ruang positif bagi remaja untuk mengenal, mempelajari, dan mengamalkan nilai-nilai agama.

“Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak tidak hanya berkompetisi, tetapi juga mendapatkan ruang untuk mengembangkan potensi keagamaannya. Ini menjadi bagian dari pembinaan generasi muda agar mereka semakin dekat dengan Al-Qur’an dan memiliki karakter serta akhlak yang baik,” ujar Ernilawati.

Berbagai cabang yang dilombakan, seperti hafalan surah pendek, shalawat, Syahril Qur’an dan tilawah, memberikan kesempatan kepada siswa untuk menunjukkan kemampuan sekaligus melatih keberanian, kedisiplinan, dan kepercayaan diri.

Bagi KUA Bunguran Barat, keterlibatan dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pelayanan dan pembinaan kehidupan keagamaan masyarakat. Pembinaan umat tidak hanya dilakukan melalui kegiatan di rumah ibadah maupun lingkungan masyarakat, tetapi juga diperkuat melalui kolaborasi dengan lembaga pendidikan.

Sinergi tersebut dinilai penting karena sekolah menjadi salah satu ruang strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Melalui kegiatan keagamaan yang dikemas secara positif dan edukatif, nilai-nilai Islam dapat ditanamkan dengan cara yang lebih dekat dengan kehidupan pelajar.

KUA Bunguran Barat berharap kolaborasi dengan lembaga pendidikan dapat terus terjalin dan dikembangkan dalam berbagai bentuk kegiatan pembinaan. Kehadiran KUA di tengah lingkungan pendidikan diharapkan mampu memperkuat ikhtiar bersama dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an, pemahaman keagamaan, serta akhlak yang baik.