KUA Bunguran Barat (HUMAS) --- Komitmen membangun sinergi lintas sektoral dalam pelayanan dan pembinaan umat kembali ditunjukkan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Bunguran Barat melalui kehadirannya dalam kegiatan reses anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau.

 

Kegiatan reses tersebut dilaksanakan pada Kamis (30/4), bertempat di halaman Kantor Camat Bunguran Barat. Kegiatan ini dihadiri oleh anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau H. Mustamin Bakri dan Daeng Amhar, Camat Bunguran Barat, unsur Forkopimcam, Lurah Sedanau, Ketua LAM, para Ketua Masjid dan Surau, Kepala Sekolah se-Kelurahan Sedanau, forum RT/RW, serta perwakilan dari KUA Bunguran Barat.

 

Reses ini merupakan agenda resmi DPRD Provinsi Kepulauan Riau dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat sebagai bahan masukan bagi pemerintah daerah, khususnya dalam perumusan kebijakan dan program pembangunan ke depan.

 

Dalam kegiatan tersebut, berbagai elemen masyarakat menyampaikan aspirasi yang mencakup bidang keagamaan, pendidikan, infrastruktur, hingga pemberdayaan masyarakat. Kehadiran KUA Bunguran Barat menjadi bagian penting dalam mengawal jalannya pemerintahan bersama masyarakat serta memastikan adanya sinergi antara lembaga keagamaan dengan pemerintah daerah.

 

Kepala KUA Bunguran Barat, Dela Pulda, menyampaikan bahwa partisipasi KUA dalam forum-forum strategis seperti reses merupakan bentuk nyata dukungan terhadap pembangunan daerah yang berbasis pada nilai-nilai keagamaan. “Kehadiran KUA dalam kegiatan reses ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa aspek pembinaan umat tetap menjadi perhatian dalam setiap perumusan kebijakan, sehingga pembangunan yang dilakukan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga menyentuh nilai-nilai spiritual masyarakat,” ujarnya.

 

Ia juga menambahkan bahwa KUA siap berperan aktif dalam menjembatani kebutuhan masyarakat di bidang keagamaan dengan program-program pemerintah daerah. “Kami di KUA Bunguran Barat akan terus membuka ruang komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Sinergi lintas sektoral seperti ini sangat penting untuk memperkuat pembinaan umat dan meningkatkan kualitas kehidupan beragama di tengah masyarakat,” tambahnya.

 

Selama kegiatan berlangsung, personel KUA Bunguran Barat turut berbaur bersama unsur pemerintah dan masyarakat, mengikuti jalannya diskusi, serta mencermati berbagai aspirasi yang disampaikan, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan keagamaan, pendidikan Islam, dan pengelolaan rumah ibadah.

 

Kehadiran KUA dalam kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk partisipasi, tetapi juga sebagai wujud peran aktif dalam mendukung kebijakan pemerintah yang berpihak pada penguatan kehidupan beragama.

 

Melalui kegiatan reses ini, diharapkan terbangun komunikasi yang lebih efektif antara pemerintah daerah dan masyarakat, serta terciptanya kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan riil di lapangan, termasuk dalam aspek pembinaan umat dan penguatan kelembagaan keagamaan di wilayah Bunguran Barat.