KUA Bunguran Barat (HUMAS) – Upaya membangun generasi muda yang berkarakter dan memiliki kesadaran diri terus dilakukan Kantor Urusan Agama (KUA) Bunguran Barat melalui kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang dilaksanakan di SMAN 1 Batubi dan SMKN 2 Bunguran Barat pada Senin (25/5). Kegiatan ini menjadi ruang pembinaan bagi pelajar untuk mengenali potensi diri, membangun kepercayaan diri, serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah tantangan pergaulan remaja masa kini.

 

Kegiatan BRUS dilaksanakan secara terpisah di masing-masing sekolah dengan melibatkan siswa-siswi sebagai peserta utama. Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Kepala KUA Bunguran Barat beserta jajaran staf, Kepala Sekolah SMAN 1 Batubi dan SMKN 2 Bunguran Barat, serta majelis guru dari kedua sekolah.

 

Kepala KUA Bunguran Barat dalam sambutannya menegaskan bahwa pembinaan remaja merupakan bagian penting dari tugas KUA dalam menjaga kualitas generasi umat sejak dini. “Pembinaan terhadap remaja usia sekolah merupakan investasi jangka panjang dalam menjaga moralitas umat. KUA tidak hanya hadir dalam urusan administrasi keagamaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam membentuk mental dan spiritual generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, berakhlak, dan memiliki arah hidup yang jelas,” ujarnya.

 

Kegiatan diawali dengan materi pengantar yang disampaikan oleh Ustadz Harjono dan Ustadz Aris Munandar. Dalam suasana yang hangat dan komunikatif, keduanya memberikan motivasi serta pemantik semangat kepada para siswa agar lebih percaya diri, fokus pada masa depan, dan tidak mudah terpengaruh lingkungan negatif.

 

Memasuki sesi inti, materi utama disampaikan oleh Hariswati Rachmadani Putri dengan tema “Kenali Diri Sebelum Ikut-ikutan!”. Dalam penyampaiannya, Putri mengajak para pelajar untuk lebih memahami diri sendiri sebelum mengikuti arus pergaulan maupun tren yang berkembang di lingkungan sekitar. “Banyak remaja kehilangan arah karena terlalu sibuk mengikuti orang lain tanpa benar-benar mengenal dirinya sendiri. Padahal setiap orang punya potensi, ketakutan, impian, dan jalan hidup yang berbeda. Kalau kita mengenal diri dengan baik, kita akan lebih kuat menentukan pilihan hidup,” ungkap Putri di hadapan peserta.

 

Materi berlangsung interaktif dan mendapat antusias tinggi dari para siswa. Pada sesi praktik, peserta diajak membuat mind mapping tentang diri mereka masing-masing yang memuat motivasi hidup, ketakutan terbesar, bakat yang dimiliki, hingga cita-cita yang ingin diraih di masa depan. Suasana semakin hidup ketika para siswa dengan percaya diri maju ke depan untuk mempresentasikan hasil pemetaan diri mereka.

 

Kepala Sekola SMKN 2 Bunguran Barat yang turut hadir tak luput memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pendekatan pembinaan yang dilakukan KUA sangat relevan dengan kondisi remaja saat ini. “Kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan oleh siswa. Mereka tidak hanya mendapatkan motivasi, tetapi juga diajak mengenali dirinya sendiri dan belajar menentukan arah hidup. Kami berharap program seperti BRUS ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” tuturnya.

 

Melalui kegiatan BRUS yang dilaksanakan di masing-masing sekolah tersebut, KUA Bunguran Barat berharap dapat terus hadir sebagai mitra strategis sekolah dan masyarakat dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, berakhlak mulia, dan siap menjadi generasi Qur’ani di masa depan.