KUA Bunguran Utara (Humas) --- Jarak dan tantangan geografis bukan penghalang bagi negara untuk hadir memberikan pelayanan keagamaan terbaik. Komitmen ini dibuktikan langsung oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Utara, Fathurohman, saat turun lapangan memimpin prosesi akad nikah di Desa Kelarik, Kabupaten Natuna, pada Sabtu (06/06/2026).

Langkah nyata ini merupakan cerminan dari dedikasi KUA sebagai garda terdepan Kementerian Agama. Meski harus menghadapi tantangan wilayah, KUA Bunguran Utara tetap memprioritaskan layanan prima yang menyentuh langsung seluruh lapisan masyarakat.

Suasana akad nikah berlangsung dengan sangat khidmat. Pada kesempatan tersebut, Fathurohman tidak hanya bertindak sebagai pencatat pernikahan, tetapi juga memberikan pembinaan perkawinan (binwin) singkat. Kepada kedua mempelai, ia berpesan tentang pentingnya membangun fondasi keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah, yang selaras dengan nilai-nilai moderasi beragama.

"Tugas kami di KUA melampaui urusan administratif. Hadir di tengah momen sakral masyarakat, terutama di wilayah pedesaan, adalah tanggung jawab moral kami demi memastikan hak pelayanan keagamaan warga terpenuhi dengan baik," ungkap Fathurohman.

Ia juga menegaskan bahwa KUA Bunguran Utara aktif menerapkan strategi "jemput bola", baik untuk layanan pernikahan maupun konsultasi keagamaan. Melalui pendekatan yang humanis dan terjun langsung ke lapangan, diharapkan kepercayaan publik terus meningkat sekaligus memastikan tertib administrasi kependudukan.

Apresiasi hangat pun datang dari pihak keluarga mempelai. Mereka mengaku sangat terbantu dengan kehadiran langsung Kepala KUA di desa mereka. Bagi mereka, kehadiran ini tidak hanya memangkas jalur birokrasi, tetapi juga memberikan kekhidmatan tersendiri pada hari bahagia tersebut.

Aksi nyata di Desa Kelarik ini sejalan dengan semangat revitalisasi KUA yang sedang digencarkan oleh Kementerian Agama. Saat ini, KUA di tingkat kecamatan terus bertransformasi menjadi pusat layanan keagamaan yang inklusif, transparan, dan menjangkau semua. Dedikasi yang ditunjukkan Fathurohman diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi para penghulu dan kepala KUA lainnya untuk terus memberikan pengabdian terbaik demi masyarakat.