MIS Darul Ulum (HUMAS) --- Ranai, 8 Mei 2026  Suasana haru dan penuh duka menyelimuti keluarga besar MIS Darul Ulum ketika Kepala Madrasah, Siti Asmah, menyerahkan bantuan dan santunan kepada salah satu siswa kelas 3B, Evan, yang beberapa hari lalu kehilangan ibunda tercinta karena sakit yang dideritanya. Kepergian almarhumah meninggalkan duka mendalam, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh warga madrasah yang turut merasakan kesedihan atas musibah tersebut.

Sebagai bentuk kepedulian dan rasa empati, keluarga besar MIS Darul Ulum bersama para siswa menggalang bantuan untuk meringankan beban keluarga yang sedang berduka. Bantuan yang diserahkan berupa lebih dari 100 kilogram beras yang dikumpulkan dari siswa-siswi MIS Darul Ulum serta sejumlah uang santunan dari para guru dan keluarga besar madrasah.

Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Kepala MIS Darul Ulum, Siti Asmah, yang didampingi beberapa orang guru. Dalam suasana penuh haru tersebut, tampak kesedihan menyelimuti wajah para guru yang hadir. Mereka menyampaikan belasungkawa serta doa terbaik untuk almarhumah agar diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Siti Asmah, menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bentuk kasih sayang dan kepedulian keluarga besar madrasah kepada salah satu siswanya yang sedang mendapat ujian berat dalam hidupnya. Menurut beliau, kehilangan seorang ibu merupakan cobaan yang sangat besar, terlebih bagi seorang anak yang masih duduk di bangku madrasah ibtidaiyah.

“Ananda Evan harus tetap kuat dan tabah menghadapi cobaan ini. Kami semua keluarga besar MIS Darul Ulum turut merasakan kesedihan yang mendalam atas wafatnya ibunda tercinta. Semoga almarhumah diampuni segala dosanya, dilapangkan kuburnya, dan ditempatkan di surga Allah SWT,” tutur Hj. Siti Asmah dengan mata berkaca-kaca.

Beliau juga berpesan kepada Evan agar tetap semangat belajar dan mendoakan ibundanya setiap waktu. Dalam kesempatan tersebut, beliau mengingatkan bahwa doa anak saleh akan menjadi amal yang terus mengalir untuk kedua orang tuanya.

“Ananda harus sabar, ikhlas, dan terus berdoa untuk ibunda. Kehilangan memang sangat menyedihkan, tetapi yakinlah bahwa Allah sangat menyayangi hamba-Nya. Jadilah anak yang kuat dan tetap rajin belajar agar kelak menjadi kebanggaan almarhumah,” pesan beliau dengan penuh kelembutan.

Suasana penyerahan bantuan berlangsung penuh keharuan. Beberapa guru dan keluarga yang hadir tampak tidak mampu menahan air mata ketika melihat Evan yang masih berusaha tegar menghadapi kenyataan pahit kehilangan sosok ibu tercinta. Dukungan moril dan doa terus diberikan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.

Aksi kepedulian yang dilakukan keluarga besar MIS Darul Ulum ini menjadi bukti bahwa madrasah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga tempat tumbuhnya rasa persaudaraan, empati, dan saling membantu dalam menghadapi kesulitan. Kebersamaan yang ditunjukkan oleh para siswa, guru, dan seluruh warga madrasah menjadi penguat bagi keluarga yang sedang tertimpa musibah.

Segenap keluarga besar MIS Darul Ulum kembali menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya orang tua dari Evan kelas 3B. Semoga almarhumah husnul khatimah, diampuni segala dosa-dosanya, diterima amal ibadahnya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan menghadapi cobaan ini. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.(zul)