KUA BUNGURAN TENGAH (HUMAS) – Guna meningkatkan kualitas ibadah umat, Staf KUA Bunguran Tengah, Ustadz Moch Fandholi, menggelar kajian intensif bersama Majelis Taklim Matahati di Surau Al-Sajidin, RW 06, Desa Harapan Jaya, Jumat 26 Juni 2026. Pertemuan yang dipadati jamaah ibu-ibu ini mengupas tuntas cara menjaga kekhusyukan salat di tengah kesibukan sehari-hari.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Moch Fandholi mengingatkan agar jamaah tidak terjebak dalam gerakan fisik semata tanpa menghadirkan hati. "Salat bukan sekadar rutinitas menggugurkan kewajiban. Ruh dari salat adalah kekhusyukan. Saat kita tenang (tuma'ninah) dan memahami bacaan, di situlah salat menjadi obat dan benteng diri," tegasnya.
Selain teori, kajian ini juga membedah praktik rukun salat yang benar agar terhindar dari kekeliruan akibat terburu-buru. Jamaah tampak sangat antusias menyimak materi dan aktif berdialog. Melalui program jemput bola ini, KUA Bunguran Tengah berharap Majelis Taklim Matahati dapat menjadi pelopor dalam menghidupkan syiar islam yang tertib dan membawa keberkahan bagi lingkungan sekitar.