KUA SUBI (HUMAS) --- Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kecamatan Subi resmi dimulai pada Selasa, 25 Agustus 2026. Hari pertama perayaan yang dipusatkan di Masjid Ar-Raudhah Kecamatan Subi tersebut berlangsung meriah, namun tetap diwarnai suasana khidmat. Masyarakat tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus menjaga tradisi keagamaan yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Peringatan Maulid Nabi di Subi menjadi salah satu momentum yang selalu dinantikan masyarakat. Selain diisi dengan rangkaian dzikir dan sholawat, kegiatan ini juga menghadirkan tradisi khas masyarakat setempat yang menjadi bagian dari warisan budaya dan keagamaan. Kebersamaan masyarakat dalam mengikuti kegiatan menunjukkan kuatnya semangat gotong royong serta kepedulian untuk mempertahankan tradisi yang telah dijaga oleh para generasi terdahulu.
Rangkaian perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kecamatan Subi dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut di tiga masjid yang berbeda. Setelah pelaksanaan hari pertama di Masjid Ar-Raudhah pada Selasa, 25 Agustus 2026, kegiatan akan dilanjutkan pada Rabu, 26 Agustus 2026 di Masjid An-Nur, Desa Meliah. Sementara itu, rangkaian hari ketiga akan dilaksanakan pada Kamis, 27 Agustus 2026 di Masjid Al-Jannah, Desa Subi Besar.
KUA Subi turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan tersebut. KUA Subi memandang bahwa tradisi Maulid Nabi yang terus dipertahankan masyarakat merupakan kegiatan positif yang tidak hanya memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan menjaga nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, KUA Subi mendorong masyarakat agar terus merawat tradisi keagamaan yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Subi. Pelaksanaan Maulid secara turun-temurun diharapkan dapat terus diwariskan kepada generasi muda sehingga nilai-nilai keislaman, kebersamaan, gotong royong, dan kecintaan kepada Rasulullah SAW tetap hidup di tengah masyarakat.