KUA Bunguran Barat (HUMAS) – Halaman Kantor Urusan Agama (KUA) Bunguran Barat kembali dimanfaatkan sebagai ruang pembinaan generasi muda. Kali ini, tempat tersebut menjadi lokasi pelaksanaan Pelantikan Kader Dasar Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang diikuti oleh 10 kader pada Sabtu (4/7). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membentuk generasi yang tangguh secara fisik, matang secara spiritual, serta berakhlak mulia.
Pelantikan dipimpin
langsung oleh Ketua Pimpinan Cabang Tapak Suci Putera Muhammadiyah 05 Natuna,
Aris Munandar, yang juga merupakan staf KUA Bunguran Barat. Prosesi berlangsung
dengan tertib dan penuh khidmat, disaksikan oleh para siswa Tapak Suci yang turut
memberikan semangat kepada para kader yang dilantik.
Dalam arahannya, Aris
Munandar menegaskan bahwa Tapak Suci bukan sekadar wadah pembelajaran bela
diri, tetapi juga sarana pembentukan karakter Islami yang berlandaskan
nilai-nilai Al-Qur'an dan As-Sunnah.
"Menjadi kader Tapak
Suci berarti siap menjadi pribadi yang kuat lahir dan batin. Kekuatan fisik
harus berjalan seiring dengan kemuliaan akhlak, sehingga setiap kader mampu
menjalankan misi amar ma'ruf nahi munkar, mengajak kepada kebaikan dan mencegah
kemungkaran dalam kehidupan sehari-hari,"
ujarnya.
Ia juga mengingatkan
bahwa kemampuan bela diri hendaknya digunakan sebagai sarana menjaga diri,
menolong sesama, serta memberikan manfaat bagi lingkungan, bukan untuk
menunjukkan kehebatan ataupun merugikan orang lain.
Kepala KUA Bunguran
Barat, Dela Pulda, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, pembinaan generasi muda merupakan investasi penting dalam
menciptakan masyarakat yang religius, berkarakter, dan memiliki kepedulian
sosial.
"KUA tidak hanya
hadir memberikan pelayanan keagamaan, tetapi juga mendukung setiap kegiatan
pembinaan yang mampu membentuk karakter generasi muda. Kami ingin lingkungan
KUA menjadi ruang yang terbuka bagi lahirnya aktivitas-aktivitas positif yang menguatkan
nilai keagamaan, kedisiplinan, kepemimpinan, dan semangat pengabdian kepada
masyarakat," ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa
pemanfaatan halaman KUA sebagai lokasi pembinaan menjadi salah satu wujud
optimalisasi fasilitas negara agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi
masyarakat, khususnya bagi pembinaan remaja dan generasi muda.
Kegiatan pelantikan berlangsung lancar dan penuh semangat hingga selesai. Dengan dilantiknya 10 kader dasar Tapak Suci Putera Muhammadiyah, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya memiliki ketangguhan jasmani, tetapi juga menjunjung tinggi akhlakul karimah, disiplin, tanggung jawab, serta siap menjadi pelopor kebaikan di tengah masyarakat. Melalui sinergi antara KUA dan berbagai organisasi kemasyarakatan, pembinaan generasi muda di Kecamatan Bunguran Barat diharapkan terus berkembang sebagai fondasi terwujudnya masyarakat yang religius, harmonis, dan berdaya.