KUA Bunguran Timur (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Timur terus mendampingi kegiatan pembinaan keagamaan berbasis komunitas dan penguatan syiar dakwah kemasyarakatan. Pada Rabu (09/09/2026) siang mulai pukul 12.30 WIB hingga selesai, jajaran binaan Penyuluh Agama Islam KUA Bunguran Timur mengikuti agenda Pengajian Rutin Majelis Taklim Cinta Sholawat Natuna (MTCSN) yang diselenggarakan di Rumah Pengajian MTCSN.
Kegiatan yang dihadiri secara khidmat dan serempak oleh para jemaah berbusana serba putih (pakaian putih dan jilbab putih) serta diwarnai tradisi membawa kue sukarela ini memadukan amalan zikir bersama dengan pembahasan program strategis organisasi. Majelis diawali dengan pembacaan Surah Yasin, Surah Al-Waqi'ah, serta bait-bait selawat kepada Baginda Nabi Muhammad SAW secara berjemaah. Suasana hening dan khusyuk menyelimuti ruang pengajian saat ayat-ayat suci Al-Qur'an dilantunkan demi memohon ketenteraman jiwa, keberkahan rezeki, serta kedamaian bagi wilayah Kabupaten Natuna.
Usai rangkaian zikir dan selawat, agenda dilanjutkan dengan musyawarah penting bersama Pendiri MTCSN guna mematangkan persiapan teknis dan logistik pelaksanaan Rihlah Dakwah MTCSN ke Tanjungpinang dan Batam. Dalam forum musyawarah tersebut, ditekankan keutamaan menuntut ilmu dan memperluas jejaring silaturahmi sebagaimana pesan hadis bahwa siapa pun yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga. Rihlah dakwah lintas daerah ini diproyeksikan sebagai ikhtiar memperkokoh ukhuwah islamiyah jemaah majelis taklim di perbatasan dengan komunitas keagamaan di wilayah perkotaan Kepulauan Riau, sekaligus memperluas wawasan keumatan.
Secara terpisah, Kepala KUA Kecamatan Bunguran Timur, Asnawi, memberikan apresiasi dan dukungannya terhadap kesinambungan pembinaan jemaah tersebut.
"Kami sangat mendukung dinamika positif pengajian rutin MTCSN yang memadukan amalan spiritual pembacaan Surah Yasin dan Al-Waqi'ah dengan rencana rihlah dakwah ke Tanjungpinang dan Batam. Pembinaan yang terarah dari para penyuluh agama terbukti mampu menjaga semangat jemaah untuk terus istiqamah menuntut ilmu serta menebarkan syiar Islam yang damai dan merangkul," tutur Asnawi.
Pengajian rutin dan rapat koordinasi persiapan rihlah dakwah tersebut berakhir dengan tertib, lancar, dan ditutup dengan doa bersama untuk kemaslahatan seluruh jemaah.