KUA Bunguran Tengah (HUMAS) – Program inovasi “Catinfaq” yang digagas Kantor Urusan Agama (KUA) Bunguran Tengah mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sepasag calon pengantin asal Desa Air Lengit menjadi salah satu menyalurkan infaq melalui program tersebut sesaat setelah akad nikah, Rabu, 10 Juni 2026.
Pasangan Joko Pramono, 27, dan Mayang Sari Dwi Pratiwi, 27, secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk berinfaq melalui QRIS UPZ Bunguran Tengah yang disediakan KUA Bunguran Tengah di Meja Resepsionis. Penyerahan infaq disaksikan langsung oleh Staf KUA.
Kepala KUA Bunguran Tengah, Erial Lismana, S.HI, menjelaskan bahwa Catinfaq merupakan akronim dari Calon Pengantin Berinfaq. Program ini bertujuan membiasakan budaya sedekah sejak awal membangun rumah tangga. “Infaq bersifat sukarela, tidak memaksa. Dana yang terkumpul akan disalurkan untuk kegiatan sosial keagamaan, bantuan dhuafa, dan pembinaan majelis taklim,” jelasnya.
Kepala KUA Bunguran Tengah Erial Lismana,S.HI menambahkan, program ini lahir dari keprihatinan melihat masih minimnya kesadaran filantropi di momen bahagia. “Menikah itu ibadah. Alangkah indah jika dimulai dengan berbagi. Berinfaq sedikit, tapi pahalanya mengalir terus,” tambahnya.
Pengantin pria, Joko Pramono, mengaku tergerak setelah mendapat penjelasan dari penghulu saat bimbingan pra-nikah. “Ini nikah sekali seumur hidup. Pengen berkah dari awal. Uangnya juga nggak besar, tapi kata Pak KUA, sedekah itu menolak bala. Semoga rumah tangga kami sakinah,” ungkapnya sambil tersenyum.
Pengantin wanita, Mayang Sari Dwi Pratiwi, turut mengamini. “Daripada uang buat adat yang memberatkan, mending disedekahkan. Lebih tenang di hati,” katanya.
Inovasi Catinfaq menjadi bagian dari program Revitalisasi KUA yang dicanangkan Kementerian Agama. KUA Bunguran Tengah menargetkan seluruh pasangan yang menikah di tahun 2026 bisa mengenal dan berpartisipasi dalam program ini.
Langkah kecil pasangan Joko dan SMayang diharapkan menjadi pemantik semangat bagi calon pengantin lainnya. KUA Bunguran Tengah optimis, Catinfaq dapat memperkuat ekosistem sedekah berbasis layanan keagamaan sekaligus menebar keberkahan di tengah masyarakat.