Kemenag Natuna (HUMAS) --- Upaya memperkuat kualitas pelayanan publik terus dilakukan oleh Kementerian Agama Kabupaten Natuna. Salah satunya melalui kegiatan Bimbingan Penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) yang digelar di MTsN 1 Natuna, Rabu (8/4/2026).

Kegiatan ini menghadirkan Rafida, pelaksana pada bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Natuna, sebagai narasumber utama. Bimbingan tersebut diikuti oleh para staf MTsN 1 Natuna, MAN 2 Natuna, serta unsur KUA Bunguran Barat.

Dalam pemaparannya, Rafida menekankan bahwa penyusunan SKP bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan instrumen penting untuk memastikan setiap aparatur menjalankan tugas dan fungsi (tusi) secara terarah, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“SKP harus disusun dengan baik karena menjadi kompas kinerja setiap pegawai. Dari sinilah kita memastikan bahwa setiap tugas yang dijalankan benar-benar memberikan kontribusi terhadap peningkatan layanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Bimbingan ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola kelembagaan sekaligus implementasi semangat Kemenag Berdampak, yakni memastikan setiap program dan aktivitas aparatur sipil negara di lingkungan Kementerian Agama tidak berhenti pada administrasi semata, tetapi menghadirkan manfaat nyata bagi publik.

Melalui kegiatan ini, para peserta dibimbing secara teknis mengenai penyusunan SKP yang selaras dengan target organisasi, indikator kinerja, serta prinsip akuntabilitas yang menjadi bagian dari agenda reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Agama.

Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan semangat Astaprotas Kementerian Agama, yang menekankan pentingnya penguatan tata kelola birokrasi, peningkatan profesionalitas aparatur, serta optimalisasi pelayanan publik yang berintegritas.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para peserta aktif berdiskusi mengenai berbagai kendala yang dihadapi dalam penyusunan SKP, mulai dari penentuan indikator kinerja hingga penyesuaian dengan tugas pokok masing-masing unit kerja.

Dengan adanya bimbingan ini, diharapkan seluruh pegawai mampu menyusun SKP secara tepat sekaligus menjalankan tugas sesuai tanggung jawabnya masing-masing. Pada akhirnya, kinerja yang tertata dengan baik akan bermuara pada meningkatnya kualitas pelayanan Kementerian Agama kepada masyarakat Natuna.

Langkah kecil dari ruang bimbingan ini diharapkan menjadi pijakan besar bagi hadirnya birokrasi Kementerian Agama yang semakin profesional, akuntabel, dan berdampak nyata di tengah masyarakat.