KUA Bunguran Tengah (HUMAS) --- Kesiapan finansial menjadi salah satu pilar krusial dalam menjaga keharmonisan sebuah rumah tangga baru. Menyadari hal tersebut, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Tengah menggelar edukasi mendalam mengenai pengelolaan keuangan keluarga bagi para calon pengantin (catin) melalui program Bimbingan Perkawinan (Bimwin) yang dilaksanakan di Balai Nikah KUA, pada Senin (31/8/2026).
Langkah pembekalan ini difokuskan untuk mengantisipasi dan meminimalisasi potensi konflik internal keluarga yang sering kali dipicu oleh masalah ekonomi atau salah urus finansial di awal pernikahan.
Hadir sebagai narasumber utama dalam sesi literasi finansial ini, Penghulu Bunguran Tengah, Zailani. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan secara perinci bahwa ketahanan ekonomi keluarga tidak hanya bergantung pada besar kecilnya pendapatan, melainkan pada kemampuan pasangan dalam mengelola keuangan secara transparan, jujur, dan berencana. Zailani mengajarkan para catin cara membedakan antara kebutuhan primer dan keinginan sekunder, menyusun anggaran bulanan, serta pentingnya menabung untuk masa depan.
"Banyak perselisihan hingga berujung pada perceraian bermula dari pengelolaan keuangan yang kurang sehat di awal pernikahan. Oleh karena itu, kami memberikan strategi konkret bagi para calon pengantin agar mampu mengelola hak dan kewajiban ekonomi secara bijak serta terbuka satu sama lain," ujar Zailani di hadapan para peserta.
Kepala KUA Bunguran Tengah, Erial Lismana, menambahkan bahwa program bimbingan ini juga menekankan nilai-nilai spiritual dalam mencari nafkah yang halal dan berkah. KUA berharap, dengan adanya sinergi antara kesiapan mental, spiritual, dan finansial, pasangan baru di wilayah Kabupaten Natuna dapat membangun fondasi rumah tangga yang mandiri, sejahtera, dan sakinah.
Acara bimbingan pranikah yang diikuti secara antusias oleh pasangan calon pengantin tersebut berjalan dengan lancar dan ditutup dengan sesi diskusi interaktif serta doa bersama untuk kelancaran menuju hari pernikahan mereka.