KUA Bunguran Utara (HUMAS) --- Sebagai langkah nyata membina karakter generasi muda, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bunguran Utara, Nur Azizah Binti Muhammad Yakub, memberikan materi penyuluhan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) kepada siswa-siswi MTs Nur Ichsan pada Kamis (13/8/2026).
Sesi pembekalan tersebut mengangkat tajuk "Kenakalan Remaja Gen Z: Stop Pergaulan Bebas", sebuah topik yang sengaja dipilih untuk memberikan pemahaman serta kewaspadaan dini bagi para siswa di tengah derasnya arus modernisasi dan pengaruh media sosial.
Dalam penyampaiannya, Nur Azizah menekankan pentingnya benteng keagamaan serta kesadaran diri dalam menyikapi pergaulan sehari-hari. Ia mengajak para remaja Gen Z untuk bersikap bijak, memilih lingkungan pertemanan yang sehat, dan menghindari segala bentuk perilaku menyimpang yang dapat merusak masa depan.
"Remaja hari ini adalah calon pemimpin masa depan. Melalui edukasi BRUS ini, kami ingin mendorong para pelajar agar berani berkata 'tidak' pada pergaulan bebas serta mampu menyalurkan energi mudanya untuk hal-hal yang positif dan produktif," ungkap Nur Azizah di sela-sela kegiatan.
Pendekatan edukatif dan dialogis yang dibawakan membuat suasana penyuluhan berlangsung hidup. Para peserta tidak hanya mendengarkan paparan, tetapi juga diajak berdiskusi interaktif mengenai tantangan serta batasan pergaulan yang ideal menurut pandangan Islam dan norma sosial.
Pihak madrasah menyampaikan apresiasi atas kehadiran Penyuluh Agama KUA Bunguran Utara. Kegiatan BRUS ini dipandang sebagai langkah preventif yang sangat berharga dalam memperkuat ketahanan moral para siswa di sekolah.
Melalui agenda penyuluhan berkelanjutan ini, KUA Bunguran Utara menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi lembaga-lembaga pendidikan dalam mencetak generasi muda yang berakhlak mulia, cerdas, dan tangguh.